Footballtimes.site – Tidak banyak pemain yang bisa membuat satu dunia berhenti sejenak hanya untuk menonton mereka bermain. Tapi nama Kylian Mbappé adalah pengecualian.
Dari seorang remaja cepat di pinggiran Paris hingga menjadi pusat perhatian dunia di panggung terbesar sepak bola, Mbappé bukan hanya pemain—dia adalah fenomena.
Di Piala Dunia, dia bukan sekadar tampil. Dia mendominasi, menghancurkan ekspektasi, dan mencetak sejarah yang akan dibicarakan puluhan tahun ke depan.
Dan yang paling gila? Semua itu dia lakukan bahkan sebelum usia 25 tahun.
Piala Dunia 2018 di Rusia adalah titik awal ledakan besar Mbappé.
Saat itu, dia masih berusia 19 tahun. Banyak yang menganggapnya hanya “bakat masa depan”. Tapi dunia salah besar.
Prancis akhirnya melaju hingga final dan mengalahkan Kroasia 4-2.
Mbappé mencetak gol di final—dan menjadi remaja kedua dalam sejarah yang mencetak gol di final Piala Dunia setelah Pelé.
Sejak itu, dunia tahu satu hal:
Ini bukan pemain biasa.
Setelah 2018, Mbappé berubah total di mata dunia:
Bahkan banyak analis menyebut bahwa ia adalah “pewaris alami Messi dan Ronaldo”.
Jika 2018 adalah awal, maka 2022 adalah pembuktian brutal.
Di Qatar, dunia melihat versi Mbappé yang lebih dewasa, lebih cepat, dan lebih mematikan.
Ya, kamu tidak salah baca.
Tiga gol di final Piala Dunia.
Pertandingan ini sudah dianggap salah satu final terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Argentina sempat unggul. Lionel Messi hampir mengunci trofi.
Tapi Mbappé berkata lain.
Dalam waktu singkat di akhir pertandingan:
Hasil akhir: 3-3.
Final itu berlanjut ke adu penalti, dan Argentina keluar sebagai juara.
Tapi dunia tidak hanya membicarakan Messi.
Mereka membicarakan satu hal:
Mbappé menolak kalah sendirian.
Mbappé kini punya catatan yang sulit dipercaya:
Seorang analis sepak bola bahkan mengatakan (dikutip dari nytimes.com) bahwa performa Mbappé di final 2022 adalah “salah satu individual performance paling gila dalam sejarah olahraga modern”.
Banyak pemain cepat. Banyak pemain hebat. Tapi Mbappé punya kombinasi langka:
Dia bisa melewati bek bahkan sebelum mereka sempat bereaksi.
Di momen paling tekanan tinggi, dia tetap dingin.
Semakin besar pertandingan, semakin besar performanya.
Banyak yang mulai membandingkan Mbappé dengan nama-nama besar:
Tapi Mbappé punya sesuatu yang unik:
Dia sudah menulis sejarah Piala Dunia sebelum memasuki usia emas kariernya.
| Turnamen | Main | Gol | Assist | Prestasi |
|---|---|---|---|---|
| 2018 | 7 | 4 | 1 | Juara |
| 2022 | 7 | 8 | 2 | Runner-up |
Total:
Mbappé bukan hanya pemain.
Dia adalah:
Bahkan setelah final 2022, banyak yang mengatakan Prancis “beruntung punya Mbappé”.
Piala Dunia bukan hanya tentang negara.
Ini tentang warisan.
Dan Mbappé sudah meninggalkan jejak global:
Kylian Mbappé telah melakukan sesuatu yang jarang terjadi:
Apapun yang terjadi selanjutnya, satu hal pasti:
Mbappé sudah mengubah sejarah Piala Dunia selamanya.
Dan yang paling menakutkan bagi lawan-lawannya?
Dia baru saja memulai.
Hingga 2022, Mbappé mencetak 12 gol di Piala Dunia.
Ya, ia juara bersama Prancis di Piala Dunia 2018.
Total 4 gol (1 di 2018, 3 di 2022).
Ya, di final Piala Dunia 2022 melawan Argentina.
Banyak analis percaya ia punya peluang besar jika konsisten.
Footballtimes.site - Nama Marcus Rashford sudah lama menjadi salah satu yang paling diperbincangkan dalam dunia…
Footballtimes.site - Cristiano Ronaldo adalah salah satu nama terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Selama…
Footballtimes.site - Timnas Oman mungkin belum termasuk jajaran raksasa sepak bola Asia seperti Jepang, Korea…
Footballtimes.site - Perkembangan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kisah paling menarik…
Footballtimes.site - Pertandingan pembuka Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan menjadi…
Footballtimes.site - Pertandingan Malaga vs Las Palmas pada leg kedua semifinal playoff promosi menjadi salah…